LEWOLEBA, SWARALOMBLEN.com—Kunjungan Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, ke Pasar Pada, Kecamatan Nubatukan pada 30 Maret 2026 menuai sorotan. Alih-alih dianggap sebagai langkah konkret untuk memperbaiki kondisi pasar, kehadiran orang nomor satu di Lembata itu justru dinilai sebagian kalangan sebagai kegiatan seremonial yang minim dampak bagi pedagang kecil.
Dalam kunjungannya, Bupati Kanis Tuaq menyampaikan sejumlah rencana, mulai dari peningkatan minat pengunjung, digitalisasi pasar, hingga wacana menjadikan Pasar Pada sebagai destinasi wisata daerah, dikutip dari ndonesiasurya.com Ia juga menyinggung pentingnya pasar yang bersih, ramah lingkungan, serta dukungan anggaran untuk revitalisasi.
Namun, realitas di lapangan berbicara lain. Seorang pelaku ekonomi yang enggan disebutkan namanya secara tegas menyatakan bahwa kehadiran Bupati tidak membawa perubahan berarti. Pedagang dan petani, yang seharusnya menjadi prioritas, justru merasa belum mendapatkan perhatian yang nyata.
“Datang ke pasar tidak cukup hanya melihat dan mendengar. Kami butuh solusi. Petani dan pedagang butuh dukungan nyata, bukan sekadar kunjungan,” ungkapnya.
Kritik ini menjadi relevan mengingat sektor unggulan daerah yang sering digaungkan pemerintah daerah adalah pertanian, peternakan, dan perikanan. Namun ironisnya, para pelaku di sektor tersebut justru merasa belum merasakan dampak kebijakan yang signifikan. Mengingat pasar pada bulan hanya sebagai pasar harian, tapi pasar pada ini adalah urat nadi ekonomi, ungakapnya kepada media ini.
Pasar Pada sendiri merupakan pusat aktivitas ekonomi rakyat yang vital di Lembata. Di tempat ini, perputaran ekonomi lokal berlangsung setiap hari, melibatkan pedagang dari berbagai kecamatan. Lebih dari itu, pasar ini juga menjadi penopang ketahanan pangan serta ruang interaksi sosial masyarakat.
Karena itu, yang dibutuhkan bukan sekadar kunjungan simbolis, melainkan kebijakan konkret yang mampu menjawab persoalan mendasar: akses pasar, harga hasil pertanian, tata kelola pasar, hingga kesejahteraan pedagang.**(Tim/red)





















