Patriot dan Bayangkara Champions OMK Cup II, Stones Domaking: Semangat Turnamen Ini Harus Terus Hidup

Foto: BM
banner 120x600
banner 468x60

LEWOLEBA, SWARALOMBLEN.com— Turnamen Bola Voli OMK Cup II yang diselenggarakan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Arnoldus Janssen Waikomo (PSAJW) resmi berakhir dengan laga final yang berlangsung spektakuler, Sabtu (25/07/2026).

Warga masyarakat Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur memadati Lapangan yang berlokasi di laman Gereja Paroki untuk menyaksikan pertarungan sengit di sektor putri dan putra.

banner 325x300

Di partai final putri, Patriot sukses menumbangkan Alensa setelah melalui pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tekanan. Permainan disiplin serta perubahan strategi yang dilakukan tim pelatih menjadi kunci kemenangan Patriot hingga memastikan diri mengangkat trofi juara.

Stones Domaking, kepada wartawan mengaku bangga atas perjuangan seluruh pemain yang mampu tampil tenang di bawah tekanan. Ia mengatakan, kemenangan tersebut lahir dari kerja sama tim, rotasi pemain, dan perubahan taktik yang tepat, ujarnya.

“Kami melakukan beberapa pergantian pemain dan sedikit perubahan strategi. Tidak semua poin harus diselesaikan dengan spike, terkadang kemenangan ditentukan melalui variasi permainan dan trik-trik kecil yang efektif,“ jelas Stones sapaannya.

Lebih Lanjut, Stones menyampaikan apresiasi kepada panitia OMK PSAJW yang dinilainya berhasil menghadirkan turnamen berkualitas di tengah minimnya kompetisi bola voli di Kabupaten Lembata.

“Terima kasih kepada OMK PSAJW. Turnamen seperti ini sangat penting karena menjadi wadah bagi klub-klub untuk terus berkembang. Semoga cerita indah yang kami ukir di OMK Cup II bisa kami bawa ke turnamen-turnamen berikutnya. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung Patriot yang setia memberikan semangat sejak babak penyisihan hingga partai final. Kemenangan ini tidak terlepas dari dukungan suporter yang menjadi energi besar bagi kami, tutup Stones.

Sementara itu, partai final putra tak kalah menarik. Bayangkara FC dipaksa bekerja keras saat menghadapi perlawanan Rudal Leudanung. Sempat kehilangan set pertama, Bayangkara mampu bangkit berkat pengalaman para pemain senior yang dipadukan dengan semangat pemain muda.

Kehadiran Yanto, pemain senior bernomor punggung 10, serta arahan Head Coach Umbu menjadi faktor penting dalam kebangkitan Bayangkara. Perlahan mereka menguasai jalannya pertandingan, membalikkan keadaan, dan akhirnya memastikan gelar juara sektor putra.

Kesuksesan penyelenggaraan OMK Cup II dari OMK PSAJW mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Turnamen ini dinilai bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat persaudaraan, sportivitas, dan semangat pembinaan atlet muda di Kabupaten Lembata.

Dengan berakhirnya OMK Cup II, harapan besar pun muncul agar kompetisi serupa terus digelar secara rutin sehingga mampu melahirkan lebih banyak atlet bola voli berprestasi yang dapat mengharumkan nama Lembata di tingkat regional maupun nasional.**(BM)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *