Di Misa Penutupan NYD III, Gubernur NTT Ajak Bangun NTT Lewat Media Sosial 

Kalau media sosial hanya dipakai untuk saling menjatuhkan, siapa yang akan membangun NTT?, Ujar Gubernur NTT, E. Melkiades Laka Lena pada misa penutupan Orang Muda Katolik Nusra Youth Day (NYD) III Bali–Nusra di SPH Nita, Kabupaten Sikka

Dok: SL
banner 120x600
banner 468x60

SIKKA, SWARALOMBLEN.com— Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena pada misa penutupan Orang Muda Katolik Nusra Youth Day (NYD) III Bali–Nusra di SPH Nita, Kabupaten Sikka.

Kalau media sosial hanya dipakai untuk saling menjatuhkan, siapa yang akan membangun NTT?, ujarnya pada Minggu (05/07/2026).

banner 325x300

Media sosial sering membuat orang merasa berharga karena likes, views, dan followers. Padahal, seperti yang diingatkan Mgr. Maksimus Regus dalam homilinya, nilai diri kita tidak pernah ditentukan oleh angka-angka di layar, tetapi oleh panggilan untuk menjadi pribadi yang membawa terang bagi sesama, jelas orang nomor satu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.

Lanjutnya, kata dia. “Saya mengajak Orang Muda Katolik NTT menjadi generasi yang berani hadir. Bukan menjadi penyebar fitnah, tetapi penyebar harapan. Bukan hanya pandai berkomentar, tetapi juga memberi solusi.“

“Saya juga mengajak seluruh keluarga di NTT mendukung Gerakan Jam Belajar Masyarakat sesuai Pergub Nomor 24 Tahun 2026. Mari kita jaga waktu 18.00–19.30 sebagai ruang untuk belajar, membaca, menulis, berhitung, dan berkumpul bersama keluarga. Kita tidak boleh membiarkan NTT terus berada di papan bawah dalam literasi.“

Selain itu, saya ingin semakin banyak anak muda berani menjadi pelaku usaha. Masa depan tidak hanya tentang menjadi ASN atau TNI/Polri. NTT membutuhkan generasi yang mampu menciptakan lapangan kerja, mengolah potensi daerah, dan menggerakkan ekonomi umat melalui kolaborasi dengan koperasi dan perbankan.

Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta Nusra Youth Day III, serta kepada Uskup Labuan Bajo Mgr. Maksimus Regus, Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, S.V.D., Uskup Maumere Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, dan Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro yang bersama-sama memimpin dan mendampingi perjalanan iman orang muda, tutupnya.**(Tim/Red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *