Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Merah Putih, Tiga di Antaranya di Lembata

Dok: SL
banner 120x600
banner 468x60

LEMBATA, SWARALOMBLEN.com— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan 3.395 jembatan yang dibangun melalui program TNI-Polri serta 3.000 titik sumber air bersih TNI Angkatan Darat (AD), Kamis (13/8/2026).

Peresmian dilaksanakan secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta. Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengikuti dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sedangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengikuti dari Kabupaten Lebak, Banten.

banner 325x300

Di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, peresmian tersebut turut ditandai dengan peresmian tiga Jembatan Merah Putih di Desa Lodotodokowa, Kecamatan Lebatukan.

Salah satu Jembatan yang diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui via zoom dari Jakarta

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq menghadiri langsung agenda peresmian di Lodotodokowa. Ketiga jembatan tersebut masing-masing Jembatan Aramco Wailoro sepanjang 10 meter, Jembatan Wainili 1 sepanjang 5 meter, dan Jembatan Wainili 2 sepanjang 12 meter.

Kehadiran tiga jembatan ini diharapkan membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat Desa Lodotodokowa dan enam desa lainnya di Kecamatan Lebatukan hingga menuju Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri.

Bupati Petrus Kanisius Tuaq menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur dasar di daerah, terutama wilayah yang membutuhkan dukungan akses bagi masyarakat.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada Komandan Kodim 1624/Flotim Letnan Kolonel Erly Merlian, S.IP., bersama jajaran atas pembangunan tiga jembatan tersebut.

Menurut Bupati, pembangunan jembatan memiliki arti penting bagi pengembangan konektivitas masyarakat dalam jangka panjang. Ia mengungkapkan adanya rencana pembangunan jembatan di wilayah Paubokol yang nantinya dapat menjadi bagian dari jalur tengah.

“Tadi Pak Dandim sempat berbisik akan adanya pembangunan jembatan di Paubokol, jalur tengah. Jalur ini jangka panjangnya luar biasa,” ujar Petrus.

Ia berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat memperpendek jarak tempuh serta mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya dari Lodotodokowa menuju Atanila dan Nilanapo.

Secara nasional, Presiden Prabowo menegaskan pembangunan jembatan dan sumber air bersih tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan bentuk nyata pengabdian TNI dan Polri yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

TNI AD melaporkan telah mengerjakan 3.008 titik jembatan. Sebanyak 2.500 jembatan telah selesai, sementara 508 lainnya masih dalam proses, termasuk 798 titik di wilayah terdampak bencana.

Pembangunan tersebut memberikan dampak luas. Sebanyak 9.008 sekolah semakin mudah diakses, 7.807 desa terhubung, serta akses menuju 4.502 fasilitas kesehatan dan 4.618 fasilitas ekonomi semakin terbuka. Sekitar 4,5 juta jiwa disebut turut merasakan manfaatnya.

Sementara itu, Polri telah membangun dan merevitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda. Sebanyak 874 jembatan telah selesai dengan total panjang 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar dua juta masyarakat.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa TNI dan Polri tidak dapat dipisahkan dari rakyat.

“TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi rakyat,” tegas Presiden, seraya menekankan bahwa pengabdian bukan hanya tentang menjaga dan melindungi, tetapi juga hadir, bekerja, dan membuka jalan bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Di Lodotodokowa, tiga Jembatan Merah Putih tersebut diharapkan menjadi awal terbukanya konektivitas yang lebih luas. Bagi masyarakat, jembatan bukan sekadar konstruksi yang menghubungkan dua sisi jalan, melainkan akses menuju kebun, sekolah, pusat pelayanan, aktivitas ekonomi, serta desa-desa tetangga.

Dengan peresmian tiga jembatan di Lembata tersebut, program Jembatan Merah Putih diharapkan benar-benar menjadi jalan baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lembata.**(Tim/red)

banner 325x300

Writer: Tim/redEditor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *