Jelang Komuni Suci Serentak, Kasat Lantas Polres Lembata Imbau Warga Utamakan Keselamatan

Bedos Making

Januardana Rambi, S.H
banner 120x600
banner 468x60

LEWOLEBA, SWARALOMBLEN.com— Menjelang pelaksanaan pesta syukuran Komuni yang digelar secara serentak di Kabupaten Lembata pada, Jumat 21 Agustus 2026, arus lalu lintas diprediksi mengalami peningkatan, terutama pada sore hingga malam hari.

Mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat dan penggunaan kendaraan bermotor selama rangkaian kegiatan tersebut, Kasat Lantas Polres Lembata, Januardana Rambi, S.H., mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tertib dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

banner 325x300

Imbauan tersebut disampaikan Januardana kepada media ini, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, momentum perayaan Komuni Suci serentak akan meningkatkan aktivitas masyarakat, baik untuk menghadiri misa, mengunjungi keluarga maupun mengikuti pesta syukuran Komuni.

“Tertib berlalu lintas bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Januardana.

Ia mengingatkan para pengguna jalan untuk mematuhi seluruh aturan dan rambu-rambu lalu lintas yang berlaku. Pengendara sepeda motor juga diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI.

Selain itu, pengendara diminta tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara karena dapat mengganggu konsentrasi dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Januardana juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi batas kecepatan, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan situasi lalu lintas, serta tidak melawan arus.

Pengguna jalan juga diminta memberikan prioritas kepada pejalan kaki, terutama di kawasan penyeberangan, persimpangan dan lokasi yang ramai dengan aktivitas masyarakat.

“Peningkatan aktivitas masyarakat pada momentum Komuni serentak harus diimbangi dengan etika dan kedisiplinan berlalu lintas,” tendasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi berada di bawah pengaruh alkohol. Pengemudi harus memastikan kondisi fisiknya layak untuk berkendara.

Selain kondisi pengemudi, kondisi kendaraan juga harus diperhatikan. Sebelum melakukan perjalanan, masyarakat diminta memeriksa rem, lampu, ban serta kelengkapan kendaraan lainnya untuk memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan layak jalan.

Menurut Januardana, keselamatan harus menjadi perhatian utama, bukan hanya bagi pengendara tetapi juga bagi seluruh pengguna jalan.

“Dengan mematuhi aturan dan menjaga etika dalam berlalu lintas, diharapkan angka kecelakaan dapat diminimalisir pada momentum ini,” katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lembata untuk bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar sehingga perayaan Komuni Suci dapat berlangsung dengan penuh sukacita tanpa diwarnai kecelakaan di jalan raya.**

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *