Di Panggung Teater, Fr dari Ritapiret: Pesan untuk Dunia

banner 120x600
banner 468x60

LEWOLEBA, SWARALOMBLEN.com—Malam pentas seni yang digelar para frater dari Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret di Aula Serbaguna SMPK St. Pius X, Lewoleba, Jumat malam, bukan sekadar pertunjukan hiburan. Lebih dari itu, panggung teater menjadi ruang pembelajaran hidup—tempat nilai sosial dan spiritual dipraktikkan dan disuarakan untuk dunia.

Kegiatan ini mengangkat pesan tentang kesederhanaan, gotong royong, dan kebersamaan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. Para frater tidak hanya menampilkan kreativitas seni, tetapi juga belajar memahami realitas sosial secara langsung melalui interaksi dengan masyarakat.

banner 325x300

Pada kesempatan itu, pemerintah daerah Kabupaten Lembata, dihadiri oleh, Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Quintus Irenius Suciadi.

Dalam sambutan yang dibacakannya, ia menegaskan bahwa pentas seni menjadi sarana penting untuk menumbuhkan jiwa pelayanan, kerendahan hati, dan kepedulian sosial dalam diri para frater.

Menurutnya, pengalaman langsung bersama masyarakat akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan panggilan hidup mereka, terutama dalam melayani umat dan sesama.

Dari sisi pembinaan, Romo Pedro Sina dari Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero menekankan bahwa seni memiliki dua kekuatan utama: keindahan dan kebermanfaatan. Seni tidak hanya menyentuh rasa, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya kepekaan terhadap sesama, alam, dan kehidupan.

Foto, oleh: ProkopimpemkabLembata

Sementara itu, Romo Deken Lembata, RD. Blasius Masang Kleden, melihat pentas seni sebagai media ekspresi yang mampu memperkuat persaudaraan. Kehadiran para frater di Paroki Sta. Maria Banneux Lewoleba dinilainya membawa semangat baru dalam kehidupan iman umat.

Ia berharap kehadiran mereka dapat menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda, untuk mempersiapkan masa depan yang mandiri dan penuh nilai. Dalam pentas tersebut, para frater berkolaborasi dengan kaum muda, remaja, anggota Sekami, OMK Paroki St. Maria Banneux Lewoleba serta calon suster. Mereka menampilkan beragam karya seperti musik, drama, dan tari yang sarat pesan moral, persaudaraan, dan nilai kehidupan yang luhur.

Antusias masyarakat yang hadir mencerminkan hubungan harmonis antara dunia pendidikan keagamaan dan kehidupan sosial. Dukungan ini menjadi energi positif bagi para frater sekaligus mempererat ikatan kebersamaan di tengah masyarakat.Pada akhirnya, panggung teater malam itu menjadi lebih dari sekadar ruang pertunjukan. Ia menjelma menjadi suara—yang berbicara tentang nilai, iman, dan kemanusiaan—yang diharapkan mampu menggema, tidak hanya di Lewoleba, tetapi juga untuk dunia.**(ProkopimpemkabLembata dan BM)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *