LEMBATA, SWARALOMBLEN.com—Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh pada 26 April menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran dan kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Pada peringatan tahun ini, Achan Raring menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tim lintas sektoral yang telah berperan aktif dalam upaya mitigasi, penanganan, dan pemulihan bencana.

Achan Raring mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak lintas sektoral dalam hal ini, Bidang DAMKAR pada OPD Sat POL— PP, Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia, (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia(IBI), TRC Lembata, LSM Permata, YBS Baru, FP (Forum PUSPA), yang telah melaksanakan simulasi bencana ancaman gempa bumi di 10 sekolah SMA/SMK sekota Lewoleba diantaranya pada, SMA Frateran DonBosco, SMAK St. Yakobus, SMA PGRI Swastika, SMA Anugerah Kasih, SKO Sanbernadino, MA Nur salam Wangatoa, SMK Ile Lewotolok, SMN 1 Nubatukan, SMKN 1, SMAN 2.
Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Jumad dan Sabtu, 24-25 April 2026 dengan alasannya hari ulang tahun Bencana Alam yang jatuh di tanggal 26 april, Namun diselenggarakan pada tanggal 24 dan 25 (2 hari kegiatan), ujar Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Alam, Achan Raring, kepada media ini, Achan hanya mengatakan, ya, Terima Kasih, Salam tangguh.
Salam tangguh. Kita tidak mungkin mengharapkan bencana alam, tapi kita mestinya sedia payung sebelum hujan, pungkas Achan.
Forum Pengurangan Risiko Bencana Alam, bersama (F. PRB) dan Badan Penanggula Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata aktif memberikan edukasi terkait Penanggulan bencana alam.**(BM)





















