Konvensi Calon Ketua Golkar Lembata Digelar, Empat Figur Berebut Kursi Pimpinan

DPD Partai Golkar Kabupaten Lembata
banner 120x600
banner 468x60

LEMBATA, SWARALOMBLEN.com— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lembata menggelar konvensi bakal calon (balon) ketua pada Selasa (5/5/2026) di Anisa Bach Hotel, Lembata, Nusa Tenggara Timur. Konvensi Balon Ketua DPD Golkar ini menjadi ajang adu gagasan dan uji kapasitas bagi para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.

Empat nama tampil sebagai bakal calon ketua, yakni Petrus Gero (petahana), Alex Atawolo, Fransiskus Namang, dan dr. Jimmy Sunur. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD Partai Golkar Lembata Petrus Bala Wukak, serta sejumlah politisi senior seperti Bruno Making dan Jhon Kwertayasa.

banner 325x300

Konvensi dikemas dalam format talkshow yang mengedepankan pengujian intelektualitas dan integritas para kandidat. Acara dipandu oleh jurnalis TVRI NTT, Andry Atagoran.

Dalam sambutannya, Petrus Gero menyampaikan apresiasi kepada panitia serta seluruh kader yang hadir. Ia menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal partai, terlepas dari siapa yang nantinya terpilih sebagai ketua.

“Siapa pun yang terpilih, kita harus tetap berjalan bersama dalam satu misi besar membangun Partai Golkar di Lembata,” ujarnya.

Petrus juga menyoroti pentingnya konsolidasi internal, termasuk mendorong keterlibatan perempuan yang menurutnya mencapai sekitar 51 persen dari total populasi di Kabupaten Lembata.

Sementara itu, Fransiskus Namang—yang akrab disapa Ciku Namang—menekankan pentingnya peran generasi muda dalam politik. Ia menyebut pemilih pada Pemilu 2029 hingga 2031 akan didominasi kaum muda, sehingga partai harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Anak muda hari ini tidak harus bekerja di kantor besar. Mereka bisa berkarya dari mana saja. Golkar harus hadir di ruang-ruang itu,” katanya.

Alex Atawolo dalam pemaparannya menyoroti perlunya pembenahan manajemen partai, termasuk penguatan basis kader muda dan perencanaan strategis yang lebih konkret. Ia juga mengusulkan pembangunan kantor permanen sebagai simbol konsolidasi organisasi.

“Kalau tidak ada pembenahan serius, sulit bagi Golkar untuk berkembang. Kita harus berani evaluasi kekurangan dan memperkuat kelebihan,” ujar Alex.

Di sisi lain, dr. Jimmy Sunur menekankan pentingnya aspek pendanaan dalam politik. Meski mengakui bahwa uang bukan segalanya, ia menyebut faktor pembiayaan tetap menjadi elemen penting dalam menjalankan roda organisasi partai.

“Uang memang bukan segalanya, tetapi hampir semua hal dalam politik membutuhkan dukungan anggaran,” katanya.

Jimmy juga menegaskan komitmennya untuk terus turun ke masyarakat, termasuk pasca keikutsertaannya dalam Pilkada sebelumnya.

Konvensi ini disebut sebagai langkah demokratis dalam menentukan kepemimpinan partai di tingkat daerah. Golkar Lembata menjadi salah satu partai di daerah yang menggelar mekanisme konvensi terbuka sebagai bagian dari proses seleksi calon ketua.

Melalui Konvensi Calon Ketua DPD Partai Golkar Lembata ini, diharapkan akan lahir pemimpin baru yang mampu membawa Partai Golkar semakin solid dan kompetitif menghadapi agenda politik mendatang.**(BM)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *