LEWOLEBA, SWARALOMBLEN.com— Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Sta. Maria Banneux Lewoleba (PSMBL) menggelar kegiatan rekoleksi di Pantai SGB Bungsu, Lewoleba, Minggu (31/5/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat iman, persaudaraan, dan kekompakan kaum muda Katolik OMK PSMBL dalam kehidupan menggereja dan berinteraksi dengan sesama.

“Fraternitas in Christo” yang menjadi puncak dari rangkaian pertemuan, perkenalan, serta pendalaman iman OMK PSMBL ini dihadiri oleh OMK Paroki dan OMK lingkup lingkungan Paroki, Suster-suster Kongregasi SCC dan CB, serta didampingi langsung oleh Rd. Gregorius Weking sebagai Romo moderator OMK PSMBL. Berbagai seksi turut dilibatkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan terstruktur.
Dalam kesempatan tersebut, Rd. Gregorius Weking membawakan materi bertajuk “Fraternitas in Christo” yang berarti persaudaraan dalam Kristus. Tema yang diambil dari Bahasa Latin ini mengandung pesan penting tentang semangat sinodalitas Gereja Universal yang mengajak kaum muda untuk berani bermimpi, membangun persaudaraan yang kokoh, serta aktif melayani di tengah tantangan era digitalisasi.
“Kita diajak untuk hidup sebagai saudara dalam Kristus, saling mendukung, dan bersama-sama menjadi saksi iman di tengah dunia yang terus berkembang,” ungkap Rd. Gregorius Weking dalam Homilinya yang penuh khusyuk itu.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan antusiasme. Hal itu terlihat dari keterlibatan aktif seluruh peserta sejak perayaan Ekaristi hingga sesi refleksi rohani bersama. Selain pendalaman iman, rekoleksi juga diisi dengan berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk membangun kerja sama, solidaritas, dan kekompakan antarasesama OMK PSMBL. OMK PSMBL yang berada di Pusat Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Salah satu peserta pendamping, Sr. Kanisia, SCC, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, rekoleksi menjadi ruang yang positif bagi kaum muda untuk saling berbagi pengalaman hidup dan merefleksikannya dalam terang iman.
“Melalui kegiatan ini, para OMK dapat menyampaikan realitas kehidupan mereka, baik suka maupun tantangan yang dihadapi. Semua itu menjadi bahan refleksi bersama agar persaudaraan dan kekompakan terus terjaga tanpa adanya sikap senioritas yang berlebihan,” ujarnya.
Melalui tema Fraternitas in Christo, OMK PSMBL diharapkan semakin menyadari peran strategis mereka sebagai generasi harapan Gereja. Kaum muda tidak hanya dipanggil untuk bertumbuh dalam iman, tetapi juga menjadi saksi Kristus yang mampu membawa nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan pelayanan di tengah umat, Gereja, serta lingkungan sosial.
Rekoleksi ini menjadi momentum penting bagi OMK Sta. Maria Banneux Lewoleba untuk terus membangun semangat kebersamaan dan memperkuat komitmen pelayanan demi terwujudnya Gereja yang hidup, dinamis, dan penuh harapan.**(BM/PM/VO)





















