Sandwich Populer di Inggris Disorot, Kandungan Garam Dinilai Berbahaya

Foto: BBC News
banner 120x600
banner 468x60

LONDON, SWARALOMBLEN.com—Sebuah laporan terbaru dari kelompok kampanye kesehatan di Inggris menyoroti tingginya kandungan garam pada sejumlah produk sandwich yang dijual di toko roti dan jaringan makanan populer. Temuan tersebut memicu kekhawatiran terkait risiko kesehatan masyarakat akibat konsumsi garam berlebih.

Kelompok Action on Salt & Sugar yang berbasis di Queen Mary University of London, pada Minggu (18/05/2026) mengungkapkan bahwa sandwich “smoked chicken Caesar club” milik Gail’s Bakery mengandung 6,88 gram garam dalam satu porsi. Jumlah itu bahkan melebihi batas konsumsi garam harian orang dewasa yang direkomendasikan pemerintah Inggris, yakni 6 gram per hari.

banner 325x300

Dalam penelitiannya, Action on Salt & Sugar menganalisis 546 jenis sandwich yang dijual di berbagai jaringan toko makanan dan bakery di Inggris. Hasilnya, lebih dari satu dari 10 sandwich diketahui melampaui target kandungan garam pemerintah, sementara 44 persen produk dinilai layak mendapatkan label peringatan merah karena kadar garamnya tinggi.

Selain kandungan garam, sandwich Gail’s tersebut juga dilaporkan memiliki lebih dari 1.000 kalori dan hampir memenuhi 90 persen batas asupan lemak jenuh harian orang dewasa.

Kelompok kampanye itu menyebut kondisi tersebut sebagai “mengkhawatirkan” karena masyarakat tanpa sadar mengonsumsi garam dalam jumlah besar hanya dari satu menu makan siang.

“Terlalu banyak garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang dikenal sebagai silent killer karena meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke,” tulis laporan tersebut.

Beberapa produk lain yang juga disoroti karena kandungan garam tinggi di antaranya Gail’s smoked salmon bagel dengan 4,2 gram garam, Paul’s rosette salami & gherkin sebesar 4,19 gram, serta Pret A Manger ham & grevé baguette dengan kandungan 3,85 gram garam.

Sonia Pombo dari Action on Salt & Sugar mengatakan masyarakat umumnya memilih sandwich karena praktis, mudah didapat, dan terjangkau. Namun menurutnya, banyak konsumen tidak menyadari bahwa makanan tersebut dapat mengandung garam setara kebutuhan harian dalam sekali makan.

Ia juga menilai perusahaan makanan seharusnya dapat menekan kadar garam dalam produknya. Sebagai contoh, laporan itu membandingkan sandwich ayam milik Pret A Manger yang mengandung 2,22 gram garam dengan produk serupa dari Greggs yang hanya memiliki 1,1 gram.

Data dalam laporan tersebut memperkirakan sekitar 11,5 miliar sandwich dikonsumsi setiap tahun di Inggris. Karena itu, Action on Salt & Sugar mendesak masyarakat untuk lebih teliti memeriksa kandungan garam pada label kemasan sebelum membeli produk makanan siap saji.**(Sumber BBC)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *