Apolnaris Mayan: Pemkab Apresiasi Langkah Berani Pemuda Desa Waimatan dan Yayasan Plan Indonesia

Bedos Making

Apolnaris Mayan
banner 120x600
banner 468x60

LEMBATA, SWARALOMBEN.com—Panen perdana semangka di Desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi momentum penting bagi pengembangan sektor pertanian sekaligus menunjukkan keberanian pemuda desa dalam mengolah potensi lahan lokal.

Kegiatan panen perdana tersebut dibuka oleh Plt. Asisten II  Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lembata, Apolonaris Mayan, bersama Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Ade Hasan Yusuf, dan Yayasan Plan Indonesia, serta masyarakat setempat, Kamis (13/8/2026).

banner 325x300

Dalam sambutannya, Apolonaris Mayan menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq tidak dapat menghadiri secara langsung agenda panen perdana tersebut.

Pada waktu yang bersamaan, Bupati Petrus Kanisius Tuaq bersama Dandim 1624 Flotim sedang berada di Desa Lodotodokowa, Kecamatan Lebatukan, untuk meresmikan Jembatan Merah Putih yang dilakukan melalui sambungan langsung dengan Presiden RI, Prabowo Subianto di Ibu Kota Jakarta, namun Bupati Petrus Kanisius akan hadir setelah ia menyelesaikan agenda tersebut untuk melihat langsung pertanian yang dikelola oleh kelompok Petani Ola Take.

Mayan mengatakan, pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap inisiatif pemuda Desa Waimatan yang berani mengembangkan pertanian semangka dari lahan lokal.

“Tuhan telah menyediakan lahan untuk kita. Nah, bagaimana otak kita untuk mengolahnya. Saya pikir ini luar biasa,” ujar Mayan.

Menurutnya, keberhasilan panen perdana tersebut bukan sekadar menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi bukti bahwa kreativitas dan keberanian masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengubah potensi lahan menjadi sumber ekonomi.

Mayan juga mengapresiasi peran Plan Indonesia yang dinilai telah memberikan warna dalam mendukung pengembangan masyarakat dan potensi lokal di Kabupaten Lembata.

 

 

Panen Perdana Buah Semangka ini langsung dipasarkan ke Kota Kupang

Ia menilai langkah yang dibuat oleh Plan Indonesia memberikan vitamin kepada pemuda Desa Waimatan sebagai sebuah gebrakan berani yang patut mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah.

“Pemuda Desa Waimatan membuat gebrakan berani. Dari tanah merah Lembata untuk menjangkau NTT,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lembata, lanjut Mayan, memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi masyarakat yang mampu mengembangkan potensi daerah, terutama di bidang pertanian.

Panen perdana semangka ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi awal pengembangan usaha pertanian yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Waimatan.**

banner 325x300

Writer: BMEditor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *