Buangbuto sebuah Kerinduan Besar

Dok: SL
banner 120x600
banner 468x60

LEMBATA, SWARALOMBLEN.com—Kerinduan umat Buangbuto untuk memiliki rumah ibadah akhirnya terwujud. Kapela Santo Laurensius Buangbuto, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur resmi diresmikan dan diberkati dalam sebuah perayaan penuh khidmat pada, Sabtu (15/8/2026).

Peresmian kapela diawali dengan prosesi adat menuju gerbang kapela. Tarian pengantar, pengalungan tanda kehormatan, sapaan adat hingga pemotongan pita menjadi bagian dari rangkaian peresmian rumah ibadah yang dibangun dari doa, gotong royong dan dukungan para donatur.

banner 325x300

Perayaan kemudian dilanjutkan dengan Misa pemberkatan Kapela Santo Laurensius yang dipimpin enam imam, yakni Romo Blasius Masang Kleden (Romo Deken Lembata), Romo Sinyo Da Gomez, Romo Emanuel Kewa Ama, Romo Gabriel Unto da Silva, Romo Antonius Kia Uba dan Pater Anis, SVD. Hadir pula Pastor Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Aliuroba Romo Emanuel Kewa Ama, Frater Benyamin Tunggu, CMM, para imam konselebran, Camat Buyasuri Luis Ladjar, para donatur, biarawati serta umat dari sejumlah stasi.

Paduan suara SMA Don Bosco Lewoleba turut mengiringi perayaan dengan lantunan lagu-lagu rohani yang menambah kekhidmatan suasana.

Rd. Blasius Masang Kleden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga kapela tersebut dapat berdiri dan digunakan umat.

“Hadiah rumah Tuhan yang indah ini semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Romo Deken Lembata ini.

Ia secara khusus mengapresiasi Frater Benyamin Tunggu, CMM yang turut menghadirkan dukungan donatur untuk membantu menyelesaikan pembangunan kapela.

Sementara itu, dalam homilinya, Romo Sinyo Da Gomez mengajak umat menjadikan Kapela Santo Laurensius sebagai rumah iman dan persaudaraan.

Mengutip Injil tentang Yesus yang memanggil anak-anak untuk datang kepada-Nya, Romo Sinyo mengatakan pembangunan kapela tersebut menjadi pengalaman iman bagi umat Buangbuto yang selama ini hidup jauh dari pusat keramaian.

“Ini rumah Tuhan, tempat kita berdoa dan merayakan persekutuan dengan Kristus. Hendaknya kita mencintai kapela ini dengan menjaga dan merawatnya dengan baik agar dari kapela ini berkat melimpah bagi umat, tempat ini dan tanah ini,” katanya.

Dibangun dari Kerinduan Umat

Ketua Panitia Peresmian Kapela, Anjelina Lonek, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pembangunan Kapela Santo Laurensius, terutama Mr. John Deraiter dan Ibu Linda sebagai donatur.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para imam, biarawan dan biarawati, pemerintah Kecamatan Buyasuri, para dermawan serta umat dari berbagai stasi yang turut mendukung pembangunan kapela.

Menurut Anjelina, kapela tersebut lahir dari kerinduan umat untuk memiliki tempat ibadah yang layak.

“Kapela ini dibangun karena kerinduan umat di wilayah ini. Jadikan kapela ini sebagai rumah persaudaraan, rumah pewartaan dan tempat iman umat semakin bertumbuh serta menjadi berkat,” ujarnya.

Empat Tahun Menjawab Kerinduan

Frater Benyamin Tunggu, CMM, putra Desa Biarwala sekaligus salah satu inisiator pembangunan kapela, mengisahkan perjalanan panjang pembangunan rumah ibadah tersebut.

Ia mengenang masa kecil ketika umat Buangbuto setiap Minggu harus berdoa di Ebang sebagai bagian dari upaya menjaga kehidupan iman.

“Saya kagum dengan iman umat di sini. Saya berdoa agar Tuhan menjadikan saya perantara bagi umat membangun rumah ibadah di tempat ini. Tuhan dengan kebesaran-Nya menjawab doa dan harapan kami,” ungkapnya.

Peletakan batu pertama pembangunan kapela dilakukan pada 24 Maret 2023 oleh Romo Antonius Kia Uba, Pr. Dengan segala keterbatasan, pembangunan akhirnya dapat diselesaikan setelah melalui proses panjang.

Frater Benyamin berharap Kapela Santo Laurensius tidak hanya dimanfaatkan umat Buangbuto, tetapi juga menjadi rumah ibadah bersama bagi umat dari wilayah Retuopo, Buangwutu, Beniteban, Pae, Weila’a, Koko, Pahang dan wilayah lainnya.

“Mari kita merawat kebersamaan dan persatuan umat agar menjadi berkat bersama,” ajaknya.

“Bukan Hanya Dibangun dengan Batu dan Semen”

Salah satu donatur, Ibu Linda, mengatakan Kapela Santo Laurensius bukan sekadar bangunan fisik, tetapi merupakan buah dari doa, pengorbanan dan ketulusan banyak orang.

“Kapela ini tidak hanya dibangun dengan batu dan semen, tetapi dengan banyak doa dari Eropa dan Indonesia,” katanya dengan penuh haru.

Ia mengenang perjuangan umat, termasuk para ibu dan orang tua yang ikut mengumpulkan batu serta terlibat langsung dalam proses pembangunan.

Dengan linangan air mata, Linda menyampaikan rasa syukur karena perjuangan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil.

“Dengan kapela ini, tidak perlu lagi kalian berdoa dan bernyanyi di bawah pohon asam. Gunakan kapela ini untuk bersekutu dengan Tuhan dan mengucap syukur atas berkat,” pesannya.

Linda juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah membantu mengumpulkan dukungan hingga pembangunan kapela dapat diselesaikan.

Pemerintah Apresiasi Kepedulian Para Donatur

Camat Buyasuri Luis Ladjar yang mewakili pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur, para imam, pastor paroki serta seluruh pihak yang telah bergerak dengan penuh kecintaan untuk menghadirkan Kapela Santo Laurensius.

Menurutnya, kehadiran gereja memiliki peran penting dalam membina kehidupan iman masyarakat di Kecamatan Buyasuri.

“Kami dari pemerintah menyampaikan terima kasih karena gereja hadir membina iman umat di Kecamatan Buyasuri,” ujarnya.

Peresmian Kapela Santo Laurensius Buangbuto menjadi momentum penting bagi umat setempat. Setelah bertahun-tahun menaruh harapan, rumah ibadah yang lahir dari kerinduan, doa dan gotong royong itu kini berdiri sebagai ruang persaudaraan, tempat pewartaan iman dan harapan baru bagi umat di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gregorius Amo, mantan anggota DPRD Lembata; Sani Rimba Raya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup; Emanuel Ubuq, anggota DPRD Lembata; serta para biarawati dari berbagai ordo dan komunitas, termasuk YMY, PMY, Fransiskanis Penyembah Salib Suci dan CIJ.**(Tim/red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *