MABAR, SWARALOMBLEN.com—Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki kekayaan alam yang melimpah. Yang selama ini kurang bukan potensinya, melainkan keberanian menghadirkan kebijakan yang mampu mengolah potensi tersebut menjadi kesejahteraan bagi rakyat.
Dalam Pertemuan Badan Anggaran DPR RI bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTT di Labuan Bajo, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena (Melki Laka Lena) menegaskan bahwa sudah saatnya NTT bangkit dengan kekuatannya sendiri, Jumat (03/07/2026).
Kalau NTT ingin maju, kita tidak bisa terus bergantung. Kita harus berdiri di atas kekuatan dan potensi yang kita miliki, Ujar Laka Lena.
Dalam Pertemuan Badan Anggaran DPR RI bersama Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTT di Labuan Bajo. Ia menyampaikan bahwa NTT memiliki sumber daya yang luar biasa. Yang dibutuhkan saat ini adalah keberanian dan kesempatan untuk mengolah potensi tersebut di daerah sendiri.
Komoditas seperti jagung, ternak, pinang, garam, hingga sektor pariwisata harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat NTT, bukan sekadar menjadi bahan mentah yang dinikmati di luar daerah. Melalui hilirisasi, kita dapat menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat, tambahnya.
Lebih Lanjut, Kata Laka Lena. Terima kasih kepada Ketua Tim Banggar DPR RI, Wihadi Wijanto, beserta seluruh anggota Badan Anggaran DPR RI, Awan Nurmawan Nuh, para bupati dan wakil bupati se-NTT, Bank Indonesia, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Mari bersama memperjuangkan kebijakan fiskal yang lebih berkeadilan bagi NTT, agar provinsi kepulauan ini mampu tumbuh, berkembang, dan sejahtera dengan mengandalkan kekuatannya sendiri, Pungkas Laka Lena.**(Tim/red)





















