LEMBATA, SWARALOMBLEN.com—Proyek pembangunan ruas jalan dari Desa Belobatang (Uruor) menuju Desa Melomata (Udak) terus berjalan. Pantauan media ini Jumat, (20/032026).
Pengerjaan proyek ini dilakukan oleh PT Trans Lembata dan PT Pesisir Junjungan Sejahtera, dengan masing-masing menangani volume pekerjaan sepanjang 3 kilometer.
Yos Wadan Ujan, warga Desa Melomata, menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, progres pekerjaan saat ini sudah mencapai sekitar 75 persen. Ia mengaku sangat bahagia karena kehadiran infrastruktur jalan sangat membantu masyarakat Desa Melomata.
“Dulu kami sangat susah. Selama Kabupaten Lembata berdiri 26 tahun, baru sekarang kami benar-benar merasakan apa itu kemerdekaan. Kami lega karena jalan sambungan dana Inpres yang sebelumnya berhenti di Desa Belobatang akhirnya dirampungkan sampai ke desa kami,” ujarnya.
Yos juga menuturkan bahwa sebelumnya masyarakat Desa Melomata sangat kesulitan untuk pulang kampung akibat kondisi jalan yang buruk. Selain itu, hasil kebun pun sulit dibawa dan dijual ke kota. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan akses jalan tersebut.
Untuk diketahui, 3 kilometer ruas jalan dikerjakan oleh PT Trans Lembata, sedangkan 3 kilometer sementara dikerjakan oleh PT Pesisir Junjungan Sejahtera. Namun, pelaksanaan proyek sempat mengalami kendala cuaca, sehingga pekerjaan terkadang terhambat. Meski demikian, para pekerja tetap berupaya maksimal agar pembangunan dapat diselesaikan tepat pada waktunya.
Di sisi lain, Frans Wutun mengeluhkan material batu miliknya yang menurutnya hanya dibayar sebagian oleh pihak kontraktor. Ia menegaskan tidak menutup seluruh akses, namun merasa keberatan karena pembayaran atas material tersebut belum diselesaikan sepenuhnya. Karena itu, Frans menutup akses pembuangan material di samping kebunnya.
Menanggapi hal itu, Eman Wujon, kontraktor pelaksana, menjelaskan bahwa lokasi tersebut masuk dalam skema pelebaran badan jalan, sehingga tidak termasuk dalam mekanisme pembayaran material seperti yang dimaksud.
Untuk saat ini, saat hujan turun, para pengendara dihimbau agar sementara waktu tidak melintasi jalur ini. Mengingat titik menuju Kerbau Kenoki sangat ekstrem, jalannya sempit, serta di sisi jalan terdapat jurang yang terjal.**(BM)





















