Bupati Lembata Sampaikan LKPJ 2025 di Rapat Paripurna ke X, Soroti Kinerja Ekonomi hingga Tata Kelola Pemerintahan

Foto: By Bedoz Making
banner 120x600
banner 468x60

LEMBATA, SWARALOMBLEN.com—Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lembata, Senin (30/03/2026).

Rapat Paripurna yang berlangsung alot itu disampaikan Bupati Lembata: Ketentuan Pasal 21 ayat (1) Permendagri Nomor 19 Tahun 2024 tentang pelaksanaan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

banner 325x300

Bupati Lembata yang akrab disapa Kanis Tuaq ini membuka pidato dengan nuansa reflektif, mengaitkan momentum keagamaan yang tengah berlangsung. Ia menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim serta mengajak umat Kristiani untuk menghayati Pekan Suci menjelang Paskah. Menurutnya, nilai pengendalian diri dan pengorbanan menjadi fondasi penting dalam membangun daerah yang damai dan sejahtera.

Bupati menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan tahun pertama implementasi visi pembangunan daerah, yang dijabarkan melalui enam misi dan delapan tema pembangunan. Tema utama pembangunan daerah tahun ini adalah peningkatan kualitas pelayanan dasar dan ketahanan ekonomi yang adaptif terhadap perubahan iklim berbasis potensi lokal.

Lanjutnya, Prioritas pembangunan diarahkan pada: Penguatan ketahanan ekonomi dan sektor unggulan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, Reformasi tata kelola pemerintahan, adaptasi terhadap perubahan iklim.

Seluruh kebijakan tersebut telah dituangkan dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, ujar Bupati Kanis Tuaq.

Dalam laporan tersebut, pemerintah daerah mencatat capaian realisasi anggaran yang cukup tinggi di berbagai sektor: Urusan wajib pelayanan dasar: realisasi 97,65% dari pagu Rp415,1 miliar: Pengawasan pemerintahan: realisasi 90,85%

Kewilayahan: realisasi 97,96%

Pemerintahan umum: realisasi 99,64%

Bupati Kanis Tuaq juga memaparkan sejumlah indikator makro yang menunjukkan perbaikan kinerja pembangunan daerah:

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 69,70

Tingkat kemiskinan turun menjadi 23,27%

Pengangguran terbuka menurun ke angka 1,37%

Pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 4,47%

Pendapatan per kapita naik menjadi Rp16,95 juta

Namun demikian, terdapat sedikit peningkatan pada Gini Ratio menjadi 0,29, yang mengindikasikan masih adanya tantangan dalam pemerataan pendapatan.

Sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten Lembata juga mencatat sejumlah capaian penting, di antaranya:

Opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI, predikat unggul dalam manajemen ASN, dari BKN, kinerja baik dalam SAKIP dan reformasi birokrasi, Penghargaan Kabupaten Bebas Frambusia, capaian terbaik regional dalam intervensi stunting, prestasi literasi tingkat provinsi melalui perpustakaan desa dan lomba bertutur

Menutup pidatonya, Bupati Kanis Tuaq berpesan bahwa mencerminkan arah pembangunan daerah: fokus pada sektor nelayan, pertanian, dan peternakan sebagai tulang punggung ekonomi menuju Lembata yang lebih sejahtera, tutupnya.**(BM)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *